Mencuri di Halaman Parkir Giant, Bandit Asal Palembang Diciduk Buser

PANGKALPINANG – Aksi Aiptu Mardi Bule bersama anggota Buser Polres Pangkalpinang semakin membuat kawanan bandit yang berkasi di wilayah hukum Polres Pangkalpinang semakin kecut nyali.

Kali ini, Mardi Bule bersama tim mengamankan pelaku pencurian di halaman parkir pusat perbelanjaan Giant yang berada di Kelurahan Dul, Bangka Tengah.

Pelaku Jon David (26) warga Plaju, Kota Palembang, diamankan Polisi tanpa perlawanan di Jalan Delima siam IV kelurahan Sriwijaya, Girimaya Pangkalpinang, pada Rabu (30/10)

Pendatang yang sehari – hari bekerja sebagai buruh bangunan ini mesti berurusan dengan hukum, lantaran nekat mencuri tas milik anggota Polri bernama Bripda Hadiid Noor Asysyam pada Sabtu (26/10/2019) lalu.

Selain mengambil tas pemuda yang memiliki tatto di lengan kiri ini, juga menguras isi tas korban yang berisi uang, Tab Samsung A6 dan barang berharga lainnya milik korban.

Dalam penangkapan pelaku pencurian kali ini, anggota Buser harus bekerja keras, lantaran barang bukti tas di buang pelaku di semak belukar yang berada di jalan Taib, Girimaya, Pangkalpinang.

Saat ditangkap pelaku mengatakan melakukan pencurian karena dirinya terguir melihat tas yang di letakkan di atas sepeda motor milik korban.

“Saat mencuri pada saat kondisi parkiran di Giant masih sepi, langsung saya ambil tas dan membawa lari ke daerah taib, disana saya buka tas dan mengambil laptop, selanjutnya tas saya buang ke semak-semak di daerah taib.

Dikatakan pelaku, dirnya terpaksa melakukan pencurian karena tidak memiliki uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terpaksa lakukan ini (pencurian) karena sudah hampir dua minggu tidak bekerja bangunan,” singkat pelaku.

Semetara itu, Kabag OPS Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang saat dihubungi via pesan singkat mengaku belum menerima laporan ungkap kasus curat ini. “Ya, belum ada anggota melapor, singkat Sihotang.

Pantauan dilapangan selain mengamankan pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan tas yang di curi pelaku, serta barang berupa Tab Samsung A6, baju dinas Polri, dompet, KTA, SIM, KTP sepeda motor milik pelaku serta barang bukti lainnya.

Diduga Tendang Murid, Oknum Guru Dipolisikan

PANGKALPINANG – Oknum guru di salah satu SMP Swasta di Kota Pangkalpinang, dilaporkan oleh orang tua murid berinisial LYF (43) ke Polres Pangkalpinang, Jumat (25/10/)

Tenaga pendidik berinisial ZK diduga menendang dan menampar PO (40) saat sedang berlangsung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kabag ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Pangkalpinang.

“Sudah kami terima laporannya dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” singkat Jadiman Sihotang.

Dal laporannya LYF, mengaku bahwa anaknya menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh gurunya,kejadian tersebut terjadi pada Rabu (23/10/2019) lalu

“Korban ditendang dibagian perut, rahang kanan ,dan di tampar sebanyak 1 kali di bagian pipi, diduga sang guru emosi lantaran pada saat pelaku menerangkan pelajaran korban mengobrol bersama temannya di kelas, dan pada saat maju kedepan korban untuk menerangkan apa yang dijelaskan oleh pelaku, namun pelaku tidak bisa dan terjadi pemukulan,” terang Sihotang.

Ditambahkan Sihotang, sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian diantara pelaku dan keluarga pernah melakukan mediasi dan pelaku juga sempat meminta maaf.

“Sempat minta maaf saat mediasi dengan keluarga korban dan hari ini ayah korban melaporan ke polres pangkalpinang,” tutup Sihotang.

Sebar Informasi Begal di Media Sosial, Fira Jes Minta Maaf

Sebar Informasi Begal di Media Sosial, Fira Jes Minta Maaf

Pasca viralnya postingan Fira Jes terkait peristiwa pembegalan yang dialami oleh sepupunya pada Selasa (22/10) dini hari, membuat Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra angkat bicara.

Dirinya berharap bila menjadi korban kejahatan bisa menghubungi call center sahabat intan di nomor 08127173134 yang siap melayani masyarkat.

“Intinya dengan adanya informasi ini, kami akan lebih waspada dan meningkatkan jam patroli yang rawan terhadap kejahatan,” singkat Adi Putra.

Terpisah pemilik akun Fira Jes, meminta maaf melalui aku pribadi dan forum jual beli Bangka Belitung, yang telah membuat heboh warga net.

“Maaf o mungkin lah buat heboh di forum, tadi Polisi kek yang punya motor datang ke lokasi kejadian dan motor e ketemu di bengkel dak jahu dari lokasi, jadi dak tahu ape modus orang tu, makasih anggota Polsek Bukit Intan yang sudah membantu sampai selesai,” tulis Fira Jes di akun Facebooknya.

Heboh Informasi Begal di Media Sosial, Begini Penjelasan Kapolsek Bukit Intan

PANGKALPINANG – Postingan akun Facebook bernama Fira Jes di Forum Jual Beli Bangka Belitung (FJBB) menjadi viral dan menghebohkan warga net.

Dalam postingannya Fira Jes, menulis bahwa sepupunya yang bernama Riskiy Hidayah menjadi korban begal pada Selasa (22/10) dinihari di depan TJ Mart Semabung pukul 03.00 Wib.

“Sepupuku jam 03.00 lewat situ, diberhentikan orang yang tidak die kenal. Pas berhenti orang tu langsung nodong celurit, nek ngelawan die dak pacak bela diri. Mane die sendiri, nek ngelawan takut die kena celurit. Tolong spradik ok, dk rawan agik Bangka ne, lah banyak begal,” tulis Fira Jes di grup FB FJBB.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra bersama tim buser langsung melakukan penyelidikan di lokasi pembegalan yang di informasikan.

Dari hasi penyelidikan di ketahui peristiwa tersebut bukan terjadi di depan TJ Mart, melainkan di depan Bank BTN, Kelurahan Semabung Lama.

“Korban di hentikan oleh laki-laki yang sedang mabuk, selanjutnya kunci korban di pegang oleh laki laki yang sedang mabuk,” terang Adi Putra.

Selanjutnya, korban meminta kunci motor namun tidak dikasih oleh pelaku lantaran pelaku meminta untuk diantarkan kearah simpang 4 Semabung Baru.

“Saat itu yang membawa motor adalah laki-laki tersebut, korban merasa takut lantaran diancam dibacok oleh pelaku jika tidak menuruti kemauan pelaku,” ucap Kapolsek.

Karena merasa ketakutan, tepatnya di depan cafe Aliung, korban melihat situasi ramai dan korban langsung berlari menuju keramaian.

“Melihat kondisi masih ramai, pelaku langsung berbalik arah menuju arah air itam sedangkan korban pulang dengan menumpang kendaraan yang dikenal korban,” ungkap Adi Putra.

Setelah dilakukan penyelidikan, tim buser berhasil menemukan kendaraan bermotor milik korban di lokasi kejadian berikut kunci yang di tinggalkan pelaku.

“Saat ini pelaku masih dalam lidik tim buser dan kami sudah mengetahui ciri-ciri pelaku yang telah diterangkan korban,” tutup Adi Putra.