fbpx

Menkes Gunadi Persiapkan Vaksin COVID19 untuk Lansia

Share

Tenaga kesehatan adalah target group pertama yang akan mendapatkan penyuntikan vaksin Covid19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan ternyata sejumlah 507 orang tenaga kesehatan telah gugur selama Pandemi Covid19 terjadi di Indonesia. Untuk itu Pemerintah berupaya memastikan perlindungan bagi Tenaga Kesehatan dengan menjadi kelompok target pertama untuk diberikan vaksinasi. Jumlanya, mencapai 1,3 juta orang tenaga kesehatan.

Selanjutnya, pada tahap kedua Vaksin Covid19 akan diberikan ke Petugas Publik yang jumlahnya mencapai 17,4 juta orang. Pada Tahap Ketiga, Vaksin Covid19 akan diberikan kepada masyarakat lansia yang jumlahnya mencapai 21,5 Juta orang.

Menkes Budi Gunadi menjelaskan uji klinis vaksin covid19 Merk Sinovac yang dilakukan di Bandung adalah dengan sample usia 18-59 tahun. Disaat bersamaan, uji klinis Vaksin Sinovac di Brazil dan Italia dilakukan dengan sample diatas 60 tahun. Sementara Vaksin Merk Pfizer berdasarkan Emergency Use Authorization (EUA) yang dikeluarkan lembaga sertifikasi di Eropa dapat diberikan kepada usia diatas 60 Tahun.

Dengan prinsip kehati-hatian yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Oleh sebab itu, Menkes Gunadi merencanakan pemberian Vaksin Covid19 kepada Lansia diletakan pada gelombang ketiga. Keragaman merk Vaksin Covid19 yang diadakan Pemerintah dimaksudkan agar seluruh penduduk mendapatkan akses vaksin covid19 sesuai dengan kriteria yang akan dipersiapkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) serta mengikuti perkembangan dari Negara lain.

Seperti diketahui BPOM merupakan organisasi pemerintah yang menyelenggarakan sistem pendeteksian, pencegahan dan pengawasan produk-produk obat dan makanan. BPOM diketahui bekerjasama dengan tenaga ahli audit Surveilan ISO 9001:2015 dari Badan Sertifikasi Internasional TUV Rheinland – German. Dengan ISO 9001:2015, BPOM seharusnya memiliki standar manajemen mutu yang mendapat pengakuan dari lembaga internasional.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...