fbpx

Pakai Hati Nurani Berikan Penundaan Angsuran Saat Pandemi

Share

Namanya Hendra, ia pemilik toko sepatu yang baru mendapatkan pinjaman bank Rp. 40.000.000,- pada Desember 2019, dana itu ia gunakan untuk modal pembelian sepatu dan penambahan kios di mall yang ada dipangkalpinang,

Setelah 3 Bulan membayar angsuran secara taat pada Januari, Februari, Maret 2020 rupanya ia tidak lagi membayar angsuran pada bulan April dan mei yang jatuh tempo setiap tanggal 15. Alasannya orangtua dan adiknya sejak maret 2020 telah dirumahkan bahkan ayahnya jatuh sakit memerlukan biaya pengobatan.

Saya belum pernah nunggak, jadi 2 bulan saya tidak berani lagi angkat telpon dari bank, penawaran restrukturisasi kredit yang diberikan rasanya berat sekali

Testimoni Hendra – Debitur Bank terdampak Penanganan Pandemi Covid19

Akhirnya ia meminta bantuan hukum negosiasi dari Advokat M. Choirie SH dari Kantor LBH Perkumpulan PDKPBABEL. Pada 16 Mei 2020, melalui kuasa hukumnya itu, Hendra mengirimkan surat yang berjudul pernyataan tunduk pada keadaan darurat kesehatan dan pengajuan pembebasan bunga denda dan biaya sementara waktu penanganan Pandemi Covid19 ditujukan kepada Bank tersebut.

Pada hari senin, negosiasi Hendra dengan Kepala Unit Bank pun berlangsung dikantor Bank tersebut. Hendra mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan pengacara dari PDKPBABEL, katanya ia merasa gugup dan bersalah karena telah menunggak 2 bulan tidak membayar kewajibannya.

Keterangan Advokat M. Choirie, SH kehadiran penasihat hukum dalam negosiasi yang mana principle (hendra) turut hadir langsung tidaklah terlalu dominan. Penasihat Hukum PDKPBABEL akan mencermati isi pembicaraan hingga keadaan psikologis klien (hendra) apakah tertekan.

Kami memperhatikan apakah penawaran kreditur memiliki dasar hukum, merugikan klien sebagai pihak-pihak dalam perjanjian, memberi nasihat hukum termasuk prediksi yang akan terjadi.

M. Choirie, SH – Pemberdayaan Praktik Negosiasi dalam Ilmu Hukum

Bersyukur Hendra berhubungan dengan Kreditur Bank yang memahami bahaya corona mengancam kematian dan berdampak pada perekonomian. Penanganan pandemic covid19 oleh Pemerintah Republik Indonesia membutuhkan dukungan debitur untuk setia berada dirumah sementara waktu.

Sehingga opsi pembebasan dari angsuran selama 6 bulan dari BANK tersebut bisa diterima oleh Hendra. Sungguh kebahagiaan hendra terlihat dari matanya, ia berjanji akan melakukan efisien dan kreatifitas penjualan online mungkin salah satu yang harus ia galakan kembali agar mendapatkan pemasukan.

Sebab menurut Muhammad Choirie, SH tidak semua Bank maupun Leasing lebih memilih menawarkan skema penurunan nilai angsuran dan menutup opsi penundaan pembayaran kewajiban selama waktu penanganan keadaan darurat pandemi covid19 masih diberlakukan oleh Pemerintah RI.

“Tidak usah ada KUHPERDATA, Pakai Hati Nurani saja memberikan mereka (debitur) Penundaan Angsuran Saat Pandemi, corona itu mengancam kematian”

M. Choirie SH – Suara Keadilan Publik untuk Penanganan Covid 19

Lihat Video Pesan Perkumpulan PDKPBABEL Kepada Otoritas Jasa Keuangan OJK

Lihat Video Pesan Perkumpulan PDKPBABEL Kepada Otoritas Jasa Keuangan OJK

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...