fbpx

PDKPBABEL DISERBU PERTANYAAN MAHASISWA

Sudah menjadi karakter mahasiswa hukum untuk mengajukan pernyataan termasuk pertanyaan terbuka, seperti yang terjadi 3 Oktober 2020 kemarin sejumlah mahasiswa dari PERMAHI Bangka Belitung menyerbu Kantor LBH PDKPBabel dengan pertanyaan seputar implementasi bantuan hukum di propinsi kep bangka belitung.

Kedatangan Mahasiswa PERMAHI BABEL yang dipimpin Ketuanya Aprizal ditanggapi oleh Adv. Andira,SH Sekretaris Umum PDKPBabel, John Ganesha S Kepala Badan Paralegal PDKPBabel dan Advokat Agus Ewen Tjandera,SH.

Diskusi mengerucut pada perluasan bentuk layanan bantun hukum sejak terbitnya UU Bantuan Hukum No.16 Tahun 2011 tidak melulu soal pelayanan berupa pendampingan jasa hukum di tingkat pro justicia pengadilan tetapi dapat pula berup konsultasi hukum, negosiasi, mediasi, legal drafting, pemberdayaan hukum dan penelitian hukum.

Ketika ditanya mahasiswa mengenai kendala pemberian bantuan hukum dilapangan, Andira menjawab skema anggaran bantuan hukum baik APBN dan APBD belum meletakan porsi penganggaran yang berimbang antara kegiatan litigasi dengan non litigasi.

Padahal menurut John Ganesha salah satu tujuan rekruitmen paralegal bantuan hukum PDKPBabrl adalah untuk menciptakan kehadiran tenaga hukum yang cakap dalam melakukan kegiatan non-litigasi bersama advokat dalam satu payung hukum organisasi berbadan hukum.

Selain itu, diskusi hukum pun terbuka pada pembahasan tanya jawab seputar praktik pengalaman beracara hukum yang diadakan PDKPBabel menangani perkara pidana dan perdata.

Lababel

Portal berita dan blog dan publisher terhadap konten musik, foto, film dan video (karya seni hiburan)

You may also like...