fbpx

Teknik Pembibitan Generatif Seledri

Di Indonesia khususnya Bangka Belitung, daun seledri umum dipakai sebagai unsur penambah rasa sedap pada masakan dan pengobatan. Ya, penyedap dari kelompok sayur-sayuran.

Meskipun usaha tani seledri dengan hasil yang sempurna mesti diadakan pada dataran tinggi (1000 – 1200 mdpl). Akan tetapi, cukup banyak petani yang berhadil menanam seledri pada dataran rendah.

Nampaknya tanaman Seledri masih toleran terhadap keadaan struktur hara dalam tanah dan udara pada dataran rendah.

Pembudidayaan seledri dengan ragam metode bertani sebenarnya terbilang mudah. Namun mesti dicatat bahwa tanaman seledri tidak cocok tumbuh dengan curah hujan yang tinggi.

Tanaman seledri yang kerap dijadikan lalapan ataupun obat bisa dibudidayakan dengan dua cara yakni generatif (dari biji) dan vegetatif (dari anakan) 

Dibangka tengah  propinsi kepulauan Bangka Belitung budidaya seledri bisa dibilang bisnis yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Hal ini diceritakan Bapak Darno (47 Tahun), seorang petani seledri didaerah jelutung – Bangka Tengah.

Dengan luas lahan berkisar 70 X 65 M Pak Darno memanfaatkan halaman yang merupakan areal rumahnya itu untuk menanam seledri. Pola tanam Pak Darno pun bisa dibilang cukup menarik, dengan menggunakan atapan paranet seluas 30 X 40 M, Pak darno membuat bedengan hampir sepanjang 20 CM X 1 M.

Lahan itu rupanya sebelumnya telah diberikan pupuk kandang yakni menggunakan kotoran burung puyuh. Kemudian dilakukan pengapuran dan selanjutnya dibiarkan sampai 1 bulan. Pada masa menunggu Fragementasi tanah tersebut, Pak Darno melakukan penyemaian bibit seledri secara generative (Biji).

BERIKUT TEKNIK PEMBIBITAN SELEDRI SECARA GENERATIF

TEKNIK PEMBIBITAN GENERATIF SELEDRI - PETANI LADA BANGKA BELITUNG

Setelah anakan bibit Seledri telah berumur kurang lebih satu bulan, maka barulah bibit dipindahkan ke bedengan yang telah dipersiapkan.

Pak Darno mengaku kepada team langitbabel bahwa budidaya Daun Seledri tidaklah rumit. Kata kunci menanam seledri adalah Petani mampu mengontrol panas udara yang berlebihan.

Apalagi ini musim kemarau, sebaiknya gunakan paranet yang type A, selain itu pola pemberian air harus ketat dan dijaga agar tidak busuk pada pangkal batang atau BPPB

Pak Darno Petani Seledri Desa Jelutung

Setelah teknik perawatan dari pembibitan seledri telah rutin dilakukan, maka dalam waktu 2 – 3 minggu biasanya seledri sudah bisa dipanen.

Ciri-ciri seledri siap panen terlihat pada daunnya yang rimbun. Cara pemanenannya tidak sulit, Anda hanya perlu memotong bagian dasar (pangkal utama) batang seledri, dan bukan anakannya. Seledri yang sudah dipetik bisa dipanen beberapa kali dengan jarak sektiar 1 sampai 2 minggu setelah panen sebelumnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.